header-int

FK UNIZAR Gelar 2 Webinar Nasional, Ribuan Pendaftar Penuhi Kuota Registrasi

Kamis, 06 Agu 2020, 11:05:51 WIB - 232 View
Share
FK UNIZAR Gelar 2 Webinar Nasional, Ribuan Pendaftar Penuhi Kuota Registrasi

 

Setelah berhasil menyelenggarakan Webinar Nasional pada akhir Juni lalu, kini Fakultas Kedokteran Universitas Islam Al-Azhar (FK UNIZAR) kembali menggelar 2 webinar nasional yang diselenggarakan pada akhir Juli dan awal Agustus 2020. Kedua webinar ini merupakan Webinar Ketiga dan Keempat dari rangkaian kegiatan webinar FK UNIZAR. Webinar ke-3 dengan tema Facilitating Virtual Learning During Pandemic Covid-19: Tinjauan Epidemiology Managerial and Health Professional Education dalam sehari pendaftaran dibuka, kuota 1000 peserta langsung penuh. Demikian halnya webinar ke-4 yang mengangkat tema Biomedical Science during Pandemic Covid-19 Perspektif Hematologi dan Biokimia dengan kuota peserta 1000 orang. Hal ini menunjukkan antusiasme peserta webinar terhadap tema yang dibahas pada webinar sangat dibutuhkan dalam menghadapi situasi pandemi Covid-19 saat ini.

Tinjauan Epidemiology Managerial and Health Professional Education

Pada webinar ketiga ini, Rektor Universitas Islam Al-Azhar, Dr. Ir. Muh. Ansyar, M.P memberikan sambutan “Kita dihadapkan dengan kondisi yang mengharuskan adaptasi dan new normal. Semoga melalui webinar ini, kita bisa menemukan berbagai ide dan gebrakan baru sehingga mampu menyesuaikan diri pada berbagai aspek yang menyokong kehidupan dalam tatanan baru (new normal)”. Rektor pada kesempatan ini sekaligus membuka secara resmi Webinar Nasional.

Webinar ketiga dilaksanakan dalam 2 sesi yaitu sesi pemaparan materi dan sesi pembahasan terkait materi tersebut. Materi pertama mengenai Kebijakan Operasional Proses Belajar Mengajar Tahap Pendidikan Akademik dan Tahap Pendidikan Profesi  disampaikan oleh Wakil Dekan Bidang Pendidikan, Kemahasiswaan dan Bioetik FK UNIZAR, dr. Dasti Anditiarina, Sp.KP. Materi ini meliputi kebijakan yang dikeluarkan oleh FK UNIZAR untuk penyesuaian pembelajaran baik pada tahap akademik maupun profesi selama Pandemi Covid-19. Meteri kedua disampaikan oleh Manajer Pusat Pendidikan Kedokteran (P2K), dr. Dina Qurratu Ainin, MHPE mengenai Perbandingan Sistem Pembelajaran Sebelum dan Selama Pandemi Covid-19 dari Perspektif Mahasiswa dan Dosen di FK UNIZAR.

Dari pemaparan materi ini, terlihat hasil riset yang disajikan bahwa terjadi perubahan metode pembelajaran selama masa pandemi Covid-19 dari tatap muka menjadi virtual. Selain itu, hasil capaian pembelajaran mahasiswa pada blok fisiologis dan patologis di masa pandemi Covid-19 mengalami peningkatan sedangkan pada blok pengelolaan masalah yang memerlukan wahana praktek di masyarakat seperti kedokteran keluarga dan kedokteran komunitas mengalami penurunan terhadap hasil capaian pembelajaran. Namun knowledge, attitude, practice (KAP) dosen dan mahasiswa terkait sistem PJJ bervariasi dengan kecenderungan yang baik dan positif.

Dekan FK Unizar sekaligus Ketua Tim Riset Kesehatan Masyarakat FK Unizar, Dr. dr. H. Artha Budi Susila Duarsa, M.Kes menyampaikan materi ketiga mengenai Pembelajaran Jarak Jauh dan Public Health Medicine di Masa Pandemi Covid-19: Perspektif Mahasiswa. Materi yang disampaikan menggambarkan peran dari mahasiswa FK UNIZAR yang mengikuti pembelajaran jarak jauh (PJJ) dari rumah masing-masing. Hasil survey ini menunjukkan bahwa mahasiswa sebagai reinforcing factor yang baik untuk pencegahan Covid-19 di keluarga dan komunitas dengan melakukan edukasi dan upaya preventif. Contohnya, membekali keluarga yang melakukan aktivitas di luar rumah dengan sabun cuci tangan, hand sanitizer, tissue, dan masker; menyiapkan vitamin dan obat-obatan di rumah; dan melakukan desinfeksi/mencuci dengan bersih barang-barang yang baru dibeli atau dibawa dari luar.   

Pada Sesi kedua adalah sesi pembahasan yang menghadirkan 3 orang pembahas, yaitu Prof. Dr. drg. Tri Erri Astoeti, M.Kes, Ahli Manajemen dan Kebijakan Kesehatan, sekaligus Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Trisakti, Jakarta sebagai Pembahas pertama. Prof. Dr. dr. Grace Deby Kandou, M.Kes, Ahli Epidemiologi, Manajemen dan Kebijakan Kesehatan dari Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Samratulangi Manado, sebagai Pembahas kedua dan dr. Mora Clamita, MHPE, Ph.D, Ahli Health Professional Education dari FKKK Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta sebagai Pembahas ketiga. Pembahas kali ini menggambarkan bahasannya terhadap institusi pendidikan kesehatan baik itu di FK, FKG dan FKM dapat melakukan pendekatan pembelajaran yang mampu memfasilitasi pencapaian kompetensi mahasiswa saat PJJ, salah satunya yang akan diterapkan adalah blanded learning sehingga mahasiswa mampu menguasai kompetensi dengan baik dari segi kognitif, psikomotor dan afektif. Demikian juga dengan berbagai  kebijakan-kebijakan yang mampu memberikan solusi terbaik bagi mahasiswa, dosen, orang tua dan para stakeholder institusi pendidikan.

Pada 15 menit terakhir diisi dengan Sesi Tanya Jawab, para peserta sangat semangat dan luar biasa untuk mendiskusikan terkait tema webinar ini kepada para penyaji dan panelis. Hasil survey yang dilakukan oleh tim riset FK UNIZAR menjadi bagian yang menarik dibahas oleh para pembahas pada sesi tanya jawab. Kondisi pandemi Covid-19 yang masih berlangsung saat ini memberikan ruang bagi institusi pendidikan kedokteran untuk melakukan inovasi dan penyesuaian yang cepat dalam pelaksanaan pembelajaran, baik pada tahap akademik dan tahap profesi.

Biomedical Science dari Aspek Hematologi dan Biokimia

Webinar FK UNIZAR yang ke-empat ini dibuka oleh Dekan FK UNIZAR, Dr. dr. H. Artha Budi Susila Duarsa, M.Kes. Dalam sambutannya, dr. Artha menyampaikan FK Unizar memiliki serial webinar yang berkaitan dengan pandemi Covid-19 dengan menyajikan data berbasis riset. Hikmah dari Pandemi Covid-19 ini, kita semua dituntut lebih kreatif dan inovatif dalam menghadapai kondisi ini, khususnya bagi institusi pendidikan untuk melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Semoga webinar series yang diselenggarakan oleh FK UNIZAR memberikan manfaat bagi seluruh masyarakat luas, khususnya di NTB.  

 

Sama halnya dengan webinar sebelumnya, sesi pertama diisi dengan materi yang disampaikan oleh 2 orang narasumber dan sesi kedua adalah pembahasan mengenai materi webinar oleh 3 orang pembahas yang ahli dibidangnya. Materi pertama oleh I Putu Dedy Arjita, S.Pd, M.Kes, Wakil Dekan Bidang Riset, Pengabdian Kepada Masyarakat dan Humaniora FK UNIZAR yang menyampaikan Gambaran Hematologi pada Pasien Covid-19 di NTB dengan topik Covid-19: does CBC give a specific result?. Dari pemaparan ini diketahui bahwa profil darah lengkap pasien Covid-19 di Pulau Lombok, NTB pada kelompok usia lanjut dengan penyakit penyerta memiliki nilai yang berbeda dengan pasien Covid-19 lainnya dan sebagian besar pasien Covid-19 memiliki profil darah lengkapnya normal. Hal ini menggambarkan pemeriksaan darah lengkap dapat diperuntukkan sebagai parameter pendukung dalam menentukan tingkat keparahan atau kesembuhn pasien dalam masa perawatan.

 

Materi kedua mengenai The Role of Oxidative Stress for Human Health : Harms and Benefits disampaikan oleh Harliansyah, M.Sc, Ph.D dari Pascasarjana Biomedik Universitas YARSI. Dari pemaparan yang disampaikan bahwa keseimbangan antara stress oksidatif dan antioksidan dalam tubuh perlu dijaga. Pada pasien Covid-19, infeksi virus SARS-COV-2 ini dapat memicu produksi radikal bebas yang meningkatkan proses inflamasi sel target. Dengan demikian, kondisi tersebut meningkatkan kesadaran kita dalam upaya preventif untuk menjaga keseimbangan antioksidan baik secara in vivo maupun in vitro saat pandemi ini.

 

Kedua materi ini menyajikan data Evidence Based Medicine (EBM) yang dapat berkontribusi terhadap penyelesaian masalah kesehatan dan membantu tenaga kesehatan dalam menemukan solusi terbaik terkait Pandemi Covid-19 ini. Pandemi Covid-19 yang hampir 5 bulan berlangsung ini masih terus dikaji dan dieksplor oleh para akademisi dan peneliti terkait patofisiologi, hasil pemeriksaan laboratorium hingga terapi yang tepat untuk pasien Covid-19. Hal ini mendorong keterlibatan institusi pendidikan kedokteran untuk menggencarkan upaya pencegahan dan penyebaran covid-19 melalui riset-riset mendasar di bidang ilmu kedokteran dasar dan biomedis.

Pada sesi kedua menghadirkan 3 pembahas yaitu dr. Yulia Suciati, M.Biomed, Ph.D, Dosen Fakultas Kedokteran Universitas YARSI, Jakarta sebagai Pembahas pertama. Dr. dr. Wening Sari, M.Kes, Dosen FK Universitas YARSI, sebagai Pembahas kedua dan dr. Ety Retno Setyowati, M.Kes, Sp.PK, MARS, Ahli Patologi Klinik dari FK UNIZAR sebagai Pembahas ketiga. Dari ketiga pembahas menyampaikan perspektif hematologi khususnya profil darah lengkap dan sudut pandang biokimia yang spesifik mengenai peran dan dampak dari keberadaan stress oksidatif pada Covid-19. Pembahasan yang sungguh luar biasa ini menyajikan penjelasan ilmiah yang sangat membantu pemahaman semua pihak dalam menangani situasi pandemi Covid-19.

 

Sesi terakhir adalah tanya jawab yang makin menyemarakkan kegiatan webinar ini. Dari berbagai pertanyaan yang muncul, ada beberapa pertanyaan yang sangat konstruktif dan memberikan impact yang baik bagi pengembangan keilmuan dan aplikasinya dibidang ilmu biomedis.

 

Baik webinar ketiga maupun keempat ini, secara langsung dipandu oleh dr. Halia Wanadiatri, M.Kes selaku moderator. Meski pelaksanaan kedua webinar ini dalam waktu yang berdekatan, antusiasme peserta webinar dari berbagai latar belakang profesi kesehatan di seluruh Indonesia tetap tinggi. Hal ini menggambarkan kegiatan webinar berbasis riset yang diadakan oleh FK UNIZAR menjadi salah satu dari solusi untuk mengatasi dan menghadapi perkembangan kondisi pandemi Covid-19 yang kasusnya kian meningkat.

Harapannya, kedua webinar ini dapat memberikan gambaran yang komprehensif bagi akademisi, praktisi, pemangku kebijakan dan masyarakat umum dari sudut pandang public health managerial, medical education in health profession, dan biomedical science berbasis data dan riset sehingga mampu meningkatkan upaya perbaikan peran dari aspek kesehatan yang menunjang kehidupan selama masa pandemi Covid-19 ini. Nantikan web seminar nasional berikutnya, persembahan FK UNIZAR untuk pengembangan ilmu pengetahuan selama masa Pandemi Covid-19.

Fakultas Kedokteran Program Studi Pendidikan Dokter Universitas Islam Al- Azhar mulai diselenggarakan pada tahun 2004 berdasarkan Ijin Operasional Dirjen Dikti No. 2100/D/T/2004, tanggal 17 Juni 2004, yang kemudian diperpanjang oleh Dirjen Dikti No 3239/D/T/2006, tanggal 1 September 2006 sampai dengan tahun 2010. SK Ijin Penyelenggaraan No. 1913/D/T/K-VIII/2010 tanggal 24 Mei 2010 berlaku sampai 1 September 2014.
© 2020 Fakultas Kedokteran UNIZAR Follow Fakultas Kedokteran UNIZAR : Facebook Twitter Linked Youtube