header-int

Perdana, FK UNIZAR gelar Forum Konselor Bieotik

Senin, 02 Agu 2021, 13:39:12 WIB - 278 View
Share
Perdana, FK UNIZAR gelar Forum Konselor Bieotik

Setelah melaksanakan berbagai kegiatan peningkatan kapasitas konselor seperti pelatihan dan pendampingan mahasiswa, kali ini FK UNIZAR melalui Area Bioetik mengadakan kegiatan yang luar biasa suportif untuk meningkatkan bonding dan pemahaman konselor dalam menangani berbagai kasus bioetik saat melakukan konseling. Kegiatan ini dikemas dalam bentuk Forum Konselor Bioetik, yang kedepannya akan dilaksanakan dalam 3 bulan sekali. Kegiatan ini merupakan bagian dari support system bagi mahasiswa yang akan menghadapi UKMPPD maupun yang masih perlu berjuang melewati exit exam ini. Manajer Bioetik, Irwan Syuhada, S.Psi, M.Si menjelaskan forum ini merupakan kegiatan perdana yang dilakukan untuk meningkatkan kemampuan pendampingan dan konseling para konselor ahli maupun konselor terlatih. Ini merupakan wadah untuk sharing dan saling support para konselor bioetik dalam menjalankan tugas sehingga wawasan sebagai konselor makin beragam dan mampu memainkan peran sebagai pendamping mahasiswa yang supportif. Peran konselor bioetik terlatih dalam pendampingan mahasiswa ini untuk memperkuat aspek psikis dan profesionalisme yang terimplementasi dalam attitude dan personal behavior mahasiswa. Bagi mahasiswa dengan hasil MMPI psikis sedang & berat akan didampingi oleh Konselor Ahli, Psikiater dan Psikolog. Sedangkan mahasiswa dengan hasil tes Minnesota Multiphasic Personality Inventory (MMPI) psikis ringan dan sangat ringan akan didampingi oleh Konselor Bioetik Terlatih. Dekan FK UNIZAR, Dr. dr. H. Artha Budi Susila Duarsa, M.Kes memberikan sambutan sekaligus membuka forum konselor secara resmi. Beliau menyampaikan selamat kepada seluruh tim konselor bioetik terlatih, karena memiliki kontribusi yang signifikan dalam kelulusan 1st taker UKMPPD Periode Mei 2021 dengan persentase kelulusan sebesar 94,5%. “Tentunya hasil ini karena ada kolaborasi dan blended dengan sistem yang lain seperti peer mentor, pembimbingan oleh pakar dan sistem pendidikan di kepaniteraan klinik. Selamat kepada Advisor Bioetik, dr. Putu Asih Primatanti, Sp.KJ yang telah menyelesaikan studi doktoralnya. Bioetik di FK UNIZAR akan selalu memperbaiki bentuk sehingga makin pas untuk dilaksanakan di institusi kita, dengan implementasi core value kita. Bioetik FK UNIZAR merupakan kolaborasi dari leadership, love, IQ, EQ dan SQ” ucap dr. Artha. Untuk konselor bieotik, FK UNIZAR memiliki 1 Advisor Konselor Ahli dengan background dokter spesialis kedokteran jiwa, 2 Konselor Ahli dengan background dokter spesialis kedokteran jiwa, 1 psikolog dan 10 konselor terlatih, bersetifikat dengan background dokter umum dan dokter spesialis. Setiap satu orang mahasiswa akan menghadapi UKMPPD didampingi oleh konselor bioetik. Tak hanya itu, bioetik juga memiliki tim yang berasal dari dosen muda, dr. Velia Maya Samodra, S.Ked dan dr. Sulatun Hidayati, S.Ked sebagai support system bioetik di FK UNIZAR. dr, Artha juga menyampaikan beberapa quote yang menginspirasi terbentuknya bioetik ini, salah satunya adalah “Kekuatan cinta dan perhatian, dapat mengubah dunia”. Harapannya, para konselor bisa menjadi role model bagi mahasiswa sehingga kontribusinya mampu memberikan impact. “Selamat melakukan forum konselor bagi tim Konselor sekalian” tutupnya. Selanjutnya, pemaparan materi oleh dr. Lusiana Wahyu Ratna Wijayanti, Sp.KJ selaku Kepala Bagian Bioetik Akademik mengenai Peta Masalah Bioetik, pemaparan peta masalah ini mencakup tahap PPASK (angkatan tahun 2016-2020) dan PPPD (kepaniteraan klinik dan retaker). Setiap angkatan di tahapan pendidikan yang berbeda memiliki permasalahan bioetik yang beragam dan dikategorikan dalam 3 pokok masalah bioetik yaitu kemampuan mengatasi masalah, kemampuan mengembangkan diri dan kepemimpinan serta percaya diri. Sesi kedua dilanjutkan dengan pemaparan kasus oleh konselor terlatih, terpilih 2 orang konselor yaitu dr. Dasti Anditiarina, Sp.KP dan dr. Dina Qurratu Ainin, MHPE untuk berbagi pengalaman mengenai kegiatan konseling terhadap mahasiswa yang mengikuti ujian UKMPPD. Hasil pendampingan tersebut berbuah manis dengan menambah angka kelulusan UKMPPD periode Mei 2021 yang lalu. Kegiatan yang dipandu langsung oleh Manajer Bioetik ini menjadi sarana interaksi yang sangat menyenangkan bagi para konselor ahli maupun terlatih untuk mendiskusikan cara penanganan kasus maupun mendengarkan feedback dari Advisor Konselor Bioetik. Pada sesi kedua, dr. Putu Asih Primatanti, Sp.KJ selaku Advisor Bioetik memaparkan materi tentang Pengantar Penanganan Masalah Bioetik Mahasiswa Secara Tim. Pada kesempatan ini, dr. Asih menyampaikan ada 4 hal utama yang dilakukan dalam penanganan masalah mahasiswa secara tim yaitu follow up system, standard progress, building support system dan teamwork approach. Dalam 2 sesi diskusi, forum konselor secara tidak langsung memberikan bonding dan antusias para konselor untuk meningkatkan komunikasi empatik dan perilaku asertif dalam penanganan masalah atau pendampingan. “Terima kasih atas kesempatan dan kepercayaannya kepada saya untuk mengembangkan ide dalam implementasi bioetik. Pentingnya Sharing skill bagi konselor yang ternyata memiliki kompetensi konseling yang sangat baik sehingga bisa tumbuh bersama untuk mendampingi mahasiswa. Tidak hanya itu, upgrading skill memerlukan data yang tersedia dan bisa mewujudkan tujuan besar dari keberadaan Bioetik FK UNIZAR adalah Bioetik Goes to Community” ucap dr. Asih. Pada sesi akhir, dr. H. I Putu Diatmika, M.Biomed, Sp.KJ selaku Koordinator Konselor Terlatih memberikan gambaran mengenai hasil dari forum konselor ini. “Untuk kegiatan kali ini yang merupakan forum konselor pertama, diawali dengan pemaparan peta masalah bioetik baik tahap PPASK dan PPPD banyak aspek yang perlu kita perhatikan sebagai gambaran personality dari mahasiswa kita. Pada sesi kasus, ada 2 orang konselor yang sangat luar biasa dan berhasil mendampingi mahasiswa jadi dokter. Selanjutnya poin-poin penting sebagai modal konseling bagi konselor oleh Advisor Konselor kita untuk menyelesaikan masalah yang ditemui” ucap dr. Diat. Sebuah pesan singkat dari dr. Artha sebelum menutup kegiatan ini “Tampaknya forum konselor pertama ini membuat kita happy dalam penanganan masalah mahasiswa yang telah dilakukan melalui design by team. Bioetik ini juga mendapat apresiasi dari Bapak Rektor dan Ketua Yayasan kita dalam kesempatan sumpah dokter dan wisuda meng-highlight bioetik. Bioetik ini merupakan multidimensi dan bersifat universal yang dapat dirasakan oleh semua kalangan baik dosen, mahasiswa hingga komunitas nantinya”. Harapannya, konselor yang telah dilatih ini mampu menjalankan perannya sebagai pendamping dalam mengantarkan mahasiswa untuk menjadi dokter lulusan FK UNIZAR yang memiliki attitude dan personal behaviour sesuai dengan core value FK UNIZAR “educating the mind without educating the heart is no education at alI” dan dokter yang Rahmatan Lil Alamiin. Sampai jumpa di forum konselor bioetik berikutnya.

Fakultas Kedokteran Program Studi Pendidikan Dokter Universitas Islam Al- Azhar mulai diselenggarakan pada tahun 2004 berdasarkan Ijin Operasional Dirjen Dikti No. 2100/D/T/2004, tanggal 17 Juni 2004, yang kemudian diperpanjang oleh Dirjen Dikti No 3239/D/T/2006, tanggal 1 September 2006 sampai dengan tahun 2010. SK Ijin Penyelenggaraan No. 1913/D/T/K-VIII/2010 tanggal 24 Mei 2010 berlaku sampai 1 September 2014.
© 2021 Fakultas Kedokteran UNIZAR Follow Fakultas Kedokteran UNIZAR : Facebook Twitter Linked Youtube