FK UNIZAR

Selamat Datang di Official Website Fakultas Kedokteran Universitas Al-Azhar
cover

Gelar Sumpah Dokter ke-35, FK UNIZAR Konsisten Capai Kelulusan 1st Taker UKMPPD 80%.

Fakultas Kedokteran Universitas Islam Al-Azhar (FK UNIZAR) pada Rabu, 30 Maret 2022 kembali menggelar Pelantikan dan Sumpah Dokter Periode Ke-35 di Rinjani Ballroom, Hotel Lombok Raya, Mataram. Sebanyak 10 orang dokter muda dilantik dan diambil sumpahnya setelah menyelesaikan Program Pendidikan Profesi Dokter (PPPD) dan lulus Uji Kompetensi Mahasiswa Progam Profesi Dokter (UKMPPD) periode Februari 2022.

Sejumlah tamu penting turut hadir dalam acara ini, diantaranya Rektor Unizar, para Wakil Rektor Unizar, para Dekan di Lingkungan Unizar, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi NTB, Ketua IDI Wilayah Provinsi NTB, Perwakilan dari RS.Pendidikan FK UNIZAR seperti Wakil Direktur dari RSU Kab.Bangli sebagai RS Pendidikan Utama FK UNIZAR, Direktur RSUP Prov. NTB dan Direktur RSUD Kota Mataram sebagai RS Jejaring serta Tim Kooordinasi Pendidikan dari RS Pendidikan Jejaring FK Unizar.

Pelantikan dan sumpah dokter ini secara langsung dipimpin oleh Dekan FK Unizar, Dr. dr. H. Artha Budi Susila Duarsa, M.Kes. tentunya dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat. Dalam sambutannya, dr. Artha menyampaikan selamat kepada 10 orang dokter yang baru saja disumpah dan kepada para orang tua. Hasil ini merupakan buah dari kesabaran, ketabahan dan kasih sayang serta doa yang tak putusputusnya sehingga dapat menyaksikan pencapaian para dokter baru. Selalu saja setiap periode sumpah dokter, selalu saya merasa bergetar, teringat sekian puluh tahun yang lalu pernah pada posisi ini.

“Saya selaku dekan bersama seluruh jajaran pimpinan dan sivitas akademika FK UNIZAR mengucapkan selamat kepada seluruh dokter yang baru disumpah, seluruh orang tua dan keluarga atas pencapaian yang membanggakan ini. Pada kesempatan ini saya ingin menyampaikan beberapa hal diantaranya, pertama, setiap periode UKMPPD FK UNIZAR alhamdulillah dengan bimbingan dan pertolongan Allah SWT, selalu berhasil memberikan hasil yang maksimal baik itu tingkat periode 1st taker, secara keseluruhan kelulusan berada pada 80%. Kami berusaha sekali memperlakukan mahasiswa sebagai anak-anak kami dengan upaya percepatan yang kami sebut Program Triple Track.

Program Triple Track ini merupakan pembimbingan bagi mahasiswa pendidikan profesi dokter yang akan menghadapi UKMPPD melalui pembimbingan dengan dosen pakar, pendampingan oleh peer mentor dan ada yang khas di FK UNIZAR ini yaitu pendampingan bioetik oleh konselor maupun konselor ahli. Bimbingan ini dilakukan masing-masing individu karena setiap anak memiliki kekhasan, disamping triple track ditambah dengan pendampingan kerohanian.

Dalam sambutannya, dr. Artha turut menyampaikan bahwa FK UNIZAR saat ini tidak hanya memiliki Renstra, namun juga telah memiliki Rencana Pembangunan Jangka Panjang (RPJP) yang menggambarkan 20 tahun FK UNIZAR kedepan. Tampaknya FK UNIZAR tidak hanya menjadi terkemuka di Kawasan Indonesia timur, tetapi cita-citanya menjadi terkemuka di Kawasan Asia Tenggara. Selain itu, FK UNIZAR memiliki unggulan yaitu kesehatan pariwisata, layanan unggulannya adalah Pusat Studi Kesehatan Pariwisata (PSKP).

“Alhamdulillah berkat kerja keras semua tim, dan dukungan masyarakat, PSKP semakin dikenal dan berkiprah, mulai dari berhasil melakukan kegiatan PSKP KEPO dan Seminar Nasional jelang Event MotoGP bulan Februari yang lalu. Hal ini makin menunjukkan Kiprah PSKP semakin lebih baik lagi” jelas dr. Artha. Tak kalah pentingnya, dr. Artha berbagi cerita saat mengikuti sesi diskusi ketika mengikuti Forum Dekan AFKSI di FK UPH ketika semua berbicara tentang teknologi kedokteran di era 4.0 pencapaian kemajuan fakultas kedokteran.

“Para dekan yang terhormat dan professor yang saya hormati, mungkin kita sebagai penyelenggara pendidikan kedokteran, saya merasa ada yang hilang dalam pendidikan kedokteran. Ikatan Dokter Indonesia (IDI) menulis dalam agendanya, humanity, integrity dan competence. Bagi saya dan FK UNIZAR ketiga hal ini tidak bisa dicapai tanpa dengan hati, ada cinta di sana. Saya mengamati, itu yang hilang saat ini, semua terpaku pada prosedur dan pencapaian yang gemilang. Kami di FK UNIZAR memilih back to the basic seperti ungkapan dari Aristoteles bahwa mendidik pikiran tanpa diikuti oleh hati, itu bukanlah pendidikan yang sesungguhnya. FK UNIZAR memiliki prinsip bahwa tidak hanya menghasilkan dokter yang cerdas dan terampil, melainkan juga memiliki empati, penuh rasa hormat, penuh kasih sayang, rela berkorban dan punya hati. Bukan menghasilkan dokter yang merasa paling hebat sendiri, materialistis bahkan mengorbankan kepentingan masyarakat demi kepentingan diri sendiri. Karakteristi ini singkatnya mencerminkan dokter yang professional. Jikalau kita inginkan mahasiswa yang professional, maka dosendosennya harus professional karena dosennya role model.” ucap dr. Artha.

Tahun ini, pada Juli 2022 FK UNIZAR akan menjadi tuan rumah Musyawarah Nasional (Munas) Asosisasi Fakultas Kedokteran Swasta Indonesia (AFKSI), kurang lebih 53 FK Swasta akan berkumpul di Mataram, NTB. Sebagai yang sedang tumbuh dan berkembang, akreditasi merupakan hal yang sesuatu penting sehingga di akhir tahun ini akan mengumpulkan borang akreditasi dan visitasi lapangan yang dilaksanakan pada April 2023.

“Mohon dukungannya, karena ini akan membawa nama baik tidak hanya FK UNIZAR, melainkan juga NTB, Lombok khususnya.” tutup dr. Artha.

Dekan FK UNIZAR juga menyampaikan pesan kepada para dokter muda yang baru dilantik dan diambil sumpah “Dokter alumni FK UNIZAR adalah dokter yang rahmatan lil alamiin, yaitu dokter yang profesional yang mempunyai knowledge, skills dan attitude serta personal behavior yang baik. Buktikan pada dunia bahwa saudara sekalian adalah dokter yang mampu menjadi health care provider yang baik, decision maker yang handal, communicator dan educator yang bijak, community leader dan manager yang berakhlak mulia, serta seorang scientist yang tak pernah berhenti belajar juga seorang problem solver yang rendah hati“ tutup dr. Artha

Kemudian dilanjutkan dengan sambutan oleh Direktur RS Pendidikan Utama FK UNIZAR yaitu RSU Bangli, dalam hal ini disampaikan oleh dr. I Made Naris Pujawan, M.Biomed, Sp.PA, selaku Wakil Direktur Bidang Pelayanan Medik. “Kami mengucapkan selamat kepada para dokter yang telah disumpah. Profesi dokter adalah profesi yang mulia. Pencapaian ini tentu tidak lepas dari kerja keras jajaran di FK UNIZAR hingga terlihat hasil nyatanya yaitu telah terakreditasi B LAMPTKes dan kelulusan UKMPPD >80%. Kami dari RSU Bangli sebagai RS Pendidikan Utama sangat siap untuk mendukung pendidikan profesi dokter FK UNIZAR. Semoga ymbiosis yang sudah terjalin sangat baik mampu meningkatkan kualitas pendidikan kedokteran.”Ucap dr. Naris.

Rektor FK UNIZAR, Dr. Ir. Muh. Ansyar, M.P, menyampaikan sambutannya “Alumni FK UNIZAR hingga saat ini telah mencapai 411 orang yang menyebar di seluruh pelosok tanah air. Saya mengucapkan selamat kepada orang tua dokter yang baru dilantik dan disumpah. Saya selaku pimpinan Universitas Islam AlAzhar mengucapkan terima kasih kepada pimpinan RS.Pendidikan Utama maupun RS Pendidikan Jejaring FK UNIZAR yang telah turut terlibat dalam penyelenggaraan pendidikan profesi dokter FK UNIZAR sehingga mampu menghasilkan dokter yang insyaAllah amanah dan rahmat bagi seluruh alam. Di usianya yang berusia 18 tahun dan akan berulang tahun pada Juni 2022, FK UNIZAR semakin di lirik dengan meningkatnya animo pendaftar setiap tahunnya. Ini berkat kerja keras kita semua, khususnya Dekan FK UNIZAR bersama jajarannya” ucap pak Rektor.

Sambutan berikutnya disampaikan oleh Kepala Dinas Kesehatan Provinsi NTB, dr. H. Lalu Hamzi Fikri, M.M, MARS, “Pertama kami apresiasi UNIZAR yang membawa FK UNIZAR sampai titik saat ini, pak Dekan sudah memaparkan telah ada rencana 20 tahun ke depan. Kami dari pemerintahan mendukung penuh gerak langkah ke depannya. Beberapa isu strategis yang menjadi atensi kita, pertama adalah masa transisi demograsi, epidemiologi dan cakupan program kesehatan yang stagnan pasca Pandemi Covid-19. Positive rate di NTB masih <1%, BOR Rumah Sakit <10%, Case Fatality Rate <5%, dan ini masih dalam posisi yang aman. Kedua, isu penyakit menular dan tidak menular, dan pergeserannya pada penyakit tidak menular. Antenatal Care dan kasus stunting masih menjadi bagian yang perlu diselesaikan, angka kematian ibu karena kasus preeklampsi dan perdarahan. Lebih luas lagi perlu memperhatikan terkait pengetahuan dalam pelayanan kesehatan primer, rujukan, pembiayaan kesehatan, dan teknologi kesehatan digital. Perlu ada kolaborasi untuk percepatan peningkatan derajat kesehatan di NTB ini” ucap dr. Fikri.

Hal ini sejalan dengan pesan Dr. dr. Rohadi, Sp.BS selaku Ketua IDI Prov. NTB kami mengucapkan terima kasih banyak kepada jajaran dekanat FK UNIZAR yang telah menghasilkan 10 dokter yang siap mengemban tugas sebagai dokter. Juga menyampaikan terima kasih kepada orang tua yang telah mendampingi para dokter sejawat hingga pada pencapaian saat ini. Keberadaan teman sejawat dokter sangat dibutuhkan oleh masyarakat.

“Kami baru kembali dari Muktamar IDI di Aceh, ada beberapa hal yang dibahas diantaranya adalah upaya meningkatkan kesejahteraan dokter di Indonesia, hal ini terkait jumlah sebaran dokter tidak berimbang atau maldistribusi khususnya di Indonesia Bagian Timur. Kedua adalah tentang kesejawatan, terutama memahami Kode Etik Kedokteran yang menjadi marwah dalam melaksanakan praktek kedokteran. Ketiga yaitu era JKN yang bisa memenuhi general coverage, pembiayaan kesehatan di JKN masih belum memihak dokter yang sedang diperjuangkan di Kemenkes RI. Keempat adalah kesehatan pariwisata yang merupakan local specific FK UNIZAR, ini menjadi bagian dari ciri khas lulusan FK UNIZAR sehingga kompetensi komunikasi dalam hal ini penguasaan Bahasa asing perlu dikuasai oleh dokter lulusan FK UNIZAR” jelas dr. Rohadi.

Acara sumpah dokter ini ditutup dengan beberapa persembahan lagu diantaranya I’tiraf dan Crisye dari Diskoria oleh Paduan Suara Medvoice Gita Gempita FK UNIZAR. Lagu pertama yaitu Al I’tiraf merupakan lagu yang dipilih langsung oleh dr. Artha selaku pimpinan FK UNIZAR dan dibawakan sangat memukau oleh mahasiswa/i FK UNIZAR. Lagu tersebut memiliki makna tentang kesadaran diri, betapa lemahnya manusia dihadapan Sang Pencipta, ada pesan tersirat yang digambarkan melalui lantunan bait lagu tersebut yang juga sejalan dengan Mars dan Hymne UNIZAR. Harapannya dokter alumni FK UNIZAR memiliki kemampuan untuk selalu introspeksi diri agar bisa menjadi dokter yang berintegritas, dokter yang professional, itulah dokter yang Rahmatan Lil Alamiin.


Fakultas Kedokteran Universitas Al-Azhar © 2022

Program Studi Pendidikan Dokter Universitas Islam Al- Azhar mulai diselenggarakan pada tahun 2004 berdasarkan Ijin Operasional Dirjen Dikti No. 2100/D/T/2004, tanggal 17 Juni 2004

Kemudian diperpanjang oleh Dirjen Dikti No 3239/D/T/2006, tanggal 1 September 2006 sampai dengan tahun 2010. SK Ijin Penyelenggaraan No. 1913/D/T/K-VIII/2010 tanggal 24 Mei 2010 berlaku sampai 1 September 2014.

Jl. Unizar No.20, Turida, Kec. Sandubaya
Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, 83232